Post Page Advertisement [Top]

DAY 4 Yin Yoga World Home YTT Modul 3 Earth and Sky - Group A
25-29 September 2019

Beberapa hari belakangan ini cuaca terasa ekstrim. Panas dan dingin berganti dengan cepat. Hal ini tentu memberikan pengaruh pada sirkulasi energi dan mood. Pagi ini, cuaca sedikit mendung, dan sepertinya saya membutuhkan lebih banyak teh jahe sebagai dopping untuk menjaga suhu tubuh agar tetap hangat.

Pagi tadi ketika peserta Yoga Teacher Training berdatangan, saya sudah dihibur oleh pemandangan yang seru, ada yang membaca buku sambil membahas kelas yang akan dibawakan untuk teaching practice mereka nanti, ada yang membawa tas tosca (yang kemudian saya buka dan itu ternyata RUJAK), ada yang sakit kepala lalu saya kasi vitamin, ada yang sedikit flu lalu dibantu temennya untuk terapi singkat pada penciuman. Dan saya sendiri? masih ngantuk karena telat bangun hihihi...  

Sejenak pikiranku pun melayang. Saya jadi teringat saat-saat awal belajar yoga. Keseruannya, dan juga semangatnya. Bagi saya itu mirip seperti pacaran di masa-masa SMA (Oh no!). Dulu saat pacaran (maaf nama tidak disebut) kami merasa sangat cocok dan berpikir bahwa pacar inilah nanti yang akan menjadi teman sampai "pertunjukan selesai" alias sampai ajal tiba. Tapi ketika putus, baru kita menyadari kalau dia bukanlah orangnya. Lalu berlanjut ke pacar berikutnya dengan cerita dan harapan yang sama, putus lagi cari lagi putus lagi, dapat pacar baru lagi... begitu seterusnya  sampai akhirnya ketemu dengan jodoh dan menikah.

Yoga itu juga sama, ketika kita bertemu guru atau sekolah yoga untuk pertama kalinya, kita mengira yoga itu yang akan kita pakai sampai akhir, tapi ketika bertemu dengan guru yang lain maka persepsi kita akan berubah. Alam akan selalu mendapatkan formula untuk memberikan perubahan, termasuk mempertemukan guru-guru lainnya, sampai pada suatu saat kita bertemu dengan Guru yang sesungguhnya.

Tidak salah jika orang-orang bijak di masa lalu berkata, "Jikalau seorang murid sudah siap maka guru akan datang padamu." Selama kita mau mendengakan isyarat semesta, maka jalan kita akan selalu dituntun kepada dunia baru, dunia yang lebih baik.

Dari pengalaman ini, pelajaran yang bisa saya petik adalah :"Teruslah belajar, bukalah selalu pikiran kita akan hal yang baru, pergunakan smua potensi yang diberikan Tuhan kepada kita untuk kemajuan bersama."

Seperti kutipan sebuah wejangan dari seorang Great Yogi Lord Krisna:
(Dikutip dari buku berjudul "Nama'mi Krs'n'a Sundaram, 113"  Oleh: My Beloved Guru Shrii Shrii Anandamurti)

“Krs'n'a has given humanity the inspiration to work. He has supplied the desire to do Karma. What has He said? He has said that you have hands and feet, you have a body. Use them. Go on doing your duty. Your body is an excellent machine, use it efficiently. If you do not utilize it properly then you will be doing something unworthy. Do your job. Do your duty. In doing their duty, sometimes people succeed and sometimes they don't. If you do not succeed, never become frustrated.

While doing your duty, you need only attend to your work properly. You need not bother about or wait for the result. You have only the duty to attend to your job, for the result is not in your hands. You have your body and you have your work to do. Use your body and do your job. If you show negligence in the work entrusted to you by worrying about the result, then the work will not be done properly. Hence do your duty, for that is your birthright.”


Na'ma'ska'r ❤

Yin Yoga World, Kutuh
28 September 2019

No comments:

Bottom Ad [Post Page]